Connecting ASEAN Youth Leader To The World - 2016

NERS NEWS - Awal bulan Mei lalu, tujuh mahasiswa yang berasal dari Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Vokasi berpartisipasi mewakili Universitas Airlangga untuk menjadi bagian dalam  jajaki kerjasama digitalisasi Malaysia –Indonesia dalam acara Youth Excursion  (YOUTEX) Connecting ASEAN Youth Leader To The World -2016. Acara ini dilangsungkan di kuala lumpur dan Universiti Malaya Malaysia. Berlangsung selama  lima hari (2–6 Mei 2016), YOUTEX–2016 memberikan banyak rumusan rekomendasi-rekomendasi untuk Pemerintah Republik Indonesia dan institusi terkait perihal tentang Entrepreneuership dan leadership yang dibutuhkan saat ini.

 

Kegiatan yang berlangsung di kota Kuala Lumpur ini, ikuti oleh para peserta yang merupakan pelajar-pelajar Indonesia dari negri lain, seperti dari Thailand, Malaysia, Vietnam, dan lain sebagainya. Para pelajar Indonesia ini di dominasi oleh akademisi yang merupakan  mahasiswa sarjana dari berbagai universitas di Luar Negeri. Hanya beberapa yang sedang menyandang bachelor atau mahasiswa S1 dan  salah satunya adalah mahasiswa Ners Unair dan mahasiswa FV Unair. Hal ini cukup menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Airlangga. Pasalnya, acara YOUTEX ini tidak hanya sekedar oral presentation, melainkan ada diskusi terkait kewirausahaan dan kepemimpinan yang langsung terhubung dengan Kedutaan Indonesia untuk Malaysia juga dengan Dekan dan dosen dari Universiti Malaya. Dimana segala jenis pelatihan dan tindak lanjut langsung dilakukan pada saat itu juga.

 

Dalam YOUTEX -2016 ini, delegasi Universitas Airlangga Fakultas Keperawatan yang terdiri dari Ahmad An Naufal dan Fitri Wahyuni dari Fakultas Keperawatan  menimba banyak ilmu dalam berbagai cara mengembangkan diri dan juga memberikan inovasi terbaru untuk Indonesia dan Universitas Airlangga. Walaupun dari kalangan mahsiswa rumpun kesehatan, tidak menjadikan batasan bagi mereka untuk berkarya dibidang wirausaha. Realitas seperti ini merupakan bentuk multitasking untuk mengembangkan kreativitas yang nantinya akan bermanfaat ketika terjun di dunia kerja dan masyarakat. Selain itu, hal ini menjadi bukti misi world class university yang tengah digencarkan UNAIR adalah hal mutlak bahwa UNAIR memang memiliki daya saing global dan mahasiswa yang mampu berkiprah di taraf Internasional. Sehingga perlu adanya dukungan dari Universitas dan Fakultas untuk mendorong mahasiswa lebih kreatif dan memiliki daya saing Internasional dalam berkarya cipta.

 

Penulis: BEM Ners, Salam Prestasi.

Pin It
Hits 352

Terpopuler